Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Mengingat Pentingnya Proses Sterilisasi, Kunci Awal Untuk Menekan Infeksi

YOGYAKARTA – Direktur Umum dan Operasional, dr. Djoko Windoyo, Sp.RM membuka “Pelatihan  Central Sterile Supply Departement (CSSD)” di Ruang Kuliah 2, Gedung Diklat RSUP Dr. Sardjito, Senin (21/8). Kepala Instalasi Pusat Pelayanan Sterilisasi Rumah Sakit (IP2SRS), Dra. Rosita Mulyaningsih, Apt. Sp. FRS menyampaikan bahwa pelatihan ini telah memasuki Angkatan Ke-17 yang diikuti oleh 2 peserta internal rumah sakit dan 14 peserta eksternal yang berasal dari seluruh Indonesia yang merupakan pelaksana di CSSD maupun tenaga kesehatan yang berasal dari unit pelayanan kesehatan. Pelatihan yang diselenggarakan selama 10 hari sejak tanggal 21 Agustus 2017 hingga 31 Agustus 2017 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaksana CSSD dalam melakukan proses pengelolaan alat dan bahan yang akan disterilisasi.

Instalasi Pusat Pelayanan Sterilisasi Rumah Sakit (IP2SRS) merupakan satuan kerja yang menerima, men-desinfect, membersihkan, mengemas, men-steril, menyimpan hingga mendistribusikan alat-alat  medis baik yang dapat dipakai berulang kali maupun alat sekali pakai di lingkungan RSUP Dr. Sardjito. Rumah sakit sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan berupaya untuk mencegah resiko terjadinya infeksi bagi pasien dan petugas kesehatan. Rendahnya angka infeksi pengendalian merupakan tolak ukur keberhasilan pengendalian infeksi dalam pelayanan rumah sakit dimana proses sterilisasi terhadap bahan dan alat medik yang digunakan untuk pelayanan pada pasien adalah kunci utamanya.

Sterilisasi adalah suatu proses pengelolaan alat atau bahan yang bertujuan untuk menghancurkan semua bentuk kehidupan mikroba termasuk endospora yang dilakukan dengan proses kimia atau fisika. Proses sterilisasi merupakan hal yang paling utama dalam menentukan kesterilan dari sediaan akhir yang nantinya akan dibuat sehingga perlu dilakukan metode sterilisasi yang tepat dan sesuai dengan sifat masing-masing bahan, alat serta wadah yang akan digunakan. Sterilisasi yang tersentralisasi sangat penting dilakukan terutama untuk alat-alat bedah yang saat ini semakin berkembang sesuai dengan kompleksitas peralatan medik agar lebih efesien, ekonomis dan keamanan pasien semakin terjamin.

Pusat sterilisasi merupakan salah satu mata rantai yang penting untuk pengendalian infeksi dan berperan dalam upaya menekan kejadian infeksi. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi sterilisasi, pusat sterilisasi sangat bergantung pada satuan kerja penunjang lain seperti unsur pelayanan medik, penunjang medik maupun instalasi antara lain perlengkapan, rumah tangga, pemeliharaan sarana rumah sakit, sanitasi dan lain-lain. Selama mengikuti pelatihan CSSD ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pelayanan sterilisasi alat atau bahan di lingkungan rumah sakit. Selain memahami manajemen pelayanan CSSD, para peserta juga akan melakukan praktek langsung di lapangan mengenai proses sterilisasi yang baik dan benar, melakukan pengendalian infeksi dan pengamanan diri, serta mempelajari teknik penyimpanan, pengemasan hingga pendistribusian alat dan bahan steril rumah sakit.

Author Info

Admin Humas

No Comments

Post a Comment