Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Workshop Sosialisasi Aplikasi SISRUTE, SIRANAP dan SPGDT Rumah Sakit Se-DIY

Yogyakarta – Penanganan terhadap pasien gawat darurat akan dipermudah dengan aplikasi SISRUTE, SIRANAP dan SPGDT, demikian sambutan Plt. Direktur Utama, dr. Mochammad Syafak Hanung, Sp.A., MPH di hadapan peserta Workshop Sosialisasi Sistem Informasi Rujukan Rumah Sakit Terintegrasi (SISRUTE), Sistem Informasi Rawat Inap (SIRANAP) dan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Ruang Utama, Gedung Diklat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Senin  (4/9). Manfaat sistem ini diantaranya mempermudah komunikasi penempatan pasien gawat darurat dan penanganan pasien terkait sistem rujukan pasien. Sistem informasi rujukan merupakan upaya perbaikan dari berbagai dari persoalan dalam pelayanan kesehatan rujukan berjenjang dimana rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan dapat saling terintegrasi dalam melakukan rujukan pasien. Proses merujuk pasien selama ini masih terkendala dengan belum terintegrasinya data antara fasilitas pelayanan kesehatan diantaranya penolakan pasien karena masalah administrasi jaminan, lambatnya pelayanan awal di IGD, informasi ruang perawatan dan informasi kelengkapan sarana/prasarana dan SDM yang menangani pada rumah sakit rujukan.

Workshop Sosialisasi Aplikasi SISRUTE, SIRANAP dan SPGDT Rumah Sakit diikuti oleh perwakilan dari rumah sakit seluruh Yogyakarta dengan narasumber dari kantor pusat Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Kantor pusat Kementerian Kesehatan menyampaikan materi Bridging SIRANAP, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo menyampaikan materi  SISRUTE dan konsep rujukan yang telah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan RI dan diimplementasikan secara nasional sebagai sistem informasi untuk rujukan pasien, sedangkan Dinas Kesehatan menyampaikan materi SPGDT DIY yang merupakan sistem informasi yang dikelola Dinas Kesehatan DIY untuk masyarakat. Tujuan dari sosialisasi ini adalah terwujudnya kepatuhan setiap rumah sakit se- DIY setelah memiliki sistem yang sama sehingga komunikasi antar rumah sakit baik vertikal maupun horizontal dapat terjalin dan pelayanan pasien dapat cepat tertangani dengan baik, mengingat hal ini sangat strategis dan penting. Selain itu, aplikasi ini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada masyarakat mengenai kemampuan rumah sakit maupun ketersediaan tempat tidur dalam memberikan pelayanan kesehatan. Seluruh pihak yang terkait dengan pelayanan kesehatan rujukan berjenjang, baik pusat maupun daerah diharapkan dapat saling mendukung sistem ini agar berjalan dengan baik sehingga data antara fasilitas pelayanan kesehatan dapat terintegrasi dan memudahkan fasilitas kesehatan dalam melakukan rujukan pasien, baik itu yang gawat darurat maupun yang tidak gawat darurat.

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Post a Comment