Berita
Prof. dr. Budi Mulyono,Sp.PK-K.,MM Dirut Baru RSUP Dr Sardjito
02 February 2010
Di akhir bulan Desember 2009, Tugas baru telah menanti Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM, Prof.dr.Budi Mulyono,Sp.PK-K.,MM untuk mengemban amanah sebagai Direktur Utama RSUP Dr Sardjito menggantikan dr. Sri Endarini,MPH yang telah purna tugas. Prof.dr.Budi Mulyono,Sp.PK-K.,MM sebelumnya juga telah menjabat sebagai Direktur Medis dan Keperawatan. Acara serah terima jabatan berlangsung di Ruang Utama, Gedung Diklat RSUP Dr Sardjito Minggu malam, 27 Desember 2009 lalu dengan dihadiri Dirjen Bina Pelayanan Medik Depkes RI dr. Farid W Husein.
Sementara itu jabatan Direktur yang lain juga mengalami beberapa perubahan, diantaranya Direktur SDM dan Pendidikan sekarang dijabat oleh dr. Sigit Prioutama,MPH menggantikan dr. Siti Sundari,Sp.M.,M.Kes. Direktur Medik dan Keperawatan diamanahkan kepada dr. Sutanto Maduseno,SpPD.,K-GEH. Direktur Keuangan dijabat oleh dr. Alida Lienawati,M.Kes menggantikan Drs. Ichsan Abbas,MM serta Direktur Umum dan Opearsional masih tetap dipegang dr. Siswanto Sastrowidjoto,Sp.THT.,KL-K.,MM.
Saat sambutan pada serah terima jabatan tersebut (Sertijab), Prof. Budi Mulyono mengatakan akan mengemban tugas berat sebagai Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dengan amanah, “Bagaimanapun tugas baru ini adalah amanah, dan amanah itu tugas besar dan tidak mudah, untuk itu saya mohon dukungan, bantuan dan doa dari semua masyarakat supaya saya bisa menjalankan tugas baru ini sebaik-baiknya,” ujar Prof. Budi di hadapan 300 tamu undangan sertijab.
Dirjen Bina Pelayanan Medik Depkes dalam sambutannya mengatakan, pengangkatan serta pemindahan tugas merupakan suatu hal yang biasa. Pergantian demikian ditujukan untuk penyegaran organisasi. ”Misi Departemen Kesehatan itu membuat rakyat sehat, berarti semua aktivitas kesehatan harus memihak kepada rakyat. Saya titip pesan, jadikan jabatan sebagai amanah. Jangan ragu-ragu melaksanakan reformasi dan inovasi dalam layanan kesehatan dengan tetap berpegang pada koridor hukum, dan juga saya ingatkan jangan sampai alergi terhadap kritik, dengan terus menciptakan hubungan kerjasama yang kondusif,” ujar farid.
Hal senada juga diungkapkan dr. Sri Endarini,MPH dalam sambutan perpisahannya menuturkan, sebagai insan kesehatan pelayanan utama harus berkiblat pada masyarakat, rumah sakit harus jujur menerima kritikan dari masyarakat atas pelayanan yang diberikan, “ Masyarakat itu tahunya beres, karenanya pihak rumah sakit harus jujur menerima keluhan dalam meningkatkan pelayanan,” paparnya. (*banu)
Berita Lain
-
16 December 2009
KOPI DAN TEH BISA MENCEGAH DIABETES -
27 October 2009
RSUP DR SARDJITO DICATUT UNTUK MENIPU -
20 November 2009
CARA MENGUSIR KAKI YANG SAKIT DAN CAPEK


